MAKALAH 

PASSWORD CRACKING TOOLS







DISUSUN OLEH :

FEBRI DHUHA GIBRAN
19311197
SISTEM INFORMASI 19 CD





FAKULTAS TEKNIK DAN ULMU KOMPUTER
UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
TAHUN AJARAN 2021/2022






KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr.Wb.
            Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala nikmat dan ridho-Nya kami dapat menyelesaikan tugas ini. Shalawat beserta salam semoga tetap terlimpah curahkan kepada Nabi Muhammad Saw beserta keluarga dan sahabat-sahabatnya.
            Makalah ini dibuat untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Keamanan Sistem Informasi dari bapak Muhammad Najib Dwi Satria,S.Kom.,M.T. sebagai dosen kami. Makalah ini membahas tentang “Password Cracking Tools”. Semoga makalah ini bisa menambah pengetahuan kita.
            Kami mengucapkan banyak-banyak terimaksaih kepada dosen kami bapak Muhammad Najib Dwi Satria,S.Kom.,M.T. yang telah membimbing kami dalam menyelesaikan makalah ini dan kepada semua pihak yang telah membantu menyelesaikan makalah ini
            Kami pun menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan kekeliruan dan jauh dari kesempurnaan, namun kami tetap berharap semoga makalah ini bermanfaat khsususnya bagi kami sendiri dan umumnya untuk semua pembaca.
Walaikumsalam Wr.Wb.

Bandung, 30 Maret 2022



                                    Penulis
(Febri Dhuha Gibran)




DAFTAR ISI

 

BAB I PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang…………………………………………………………………………3

B.     Rumusan Masalah……………………………………………………………………..3

C.     Tujuan Penulisan………………………………………………………………………3

 

BAB II PEMBAHASAN

A.    Pengertian Password Cracking, dan Cracking Tools………………………………… 4

B.     Jenis dan Penggunaan Password Cracking Tools……………………………….….…5

 

BAB III PENUTUP

A.    Kesimpulan……………………………………………………………………………8

B.     Saran…………………………………………………………………………………..8



DAFTAR PUSTAKA

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

A. Latar Belakang

 

            Password merupakan salah satu komponen penting dalam mengamankan akun atau data yang pernah kita buat atau simpan. Password memiliki fungsi sebagai pengaman data penting pada data sensitif yang tersimpan dalam sebuah komputer Selain huruf, password juga terdiri dari susunan angka, simbol, ataupun kombinasi dari huruf-angka-simbol. Dibalik pengamanan pasti akan selalu ada cara yang dilakukan untuk memecahkan keamanan password yang tersimpan. Dalam hal ini password dapat dibobol/dipecahkan oleh program yang disebut dengan Password Cracker.

 

            Ada banyak teknik dan metode yang bisa dicoba atau dilakukan untuk membobol suatu password pada sistem keamanan. Berbagai macam tools atau alat diciptakan dengan tujuan memecahkan keamanan password. Tools tersebut menggunakan algoritma yang sama seperti pada saat mengenkripsi password sebenarnya.  Tools tersebut membentuk suatu analisa yang lalu menjalankan program pemecahan password berdasarkan analisa pada algoritma yang digunakan.

 

B.  Rumusan Maasalah

           

            Berdasarkan latar belakang diatas, rumusan masalah dari hal yang dijelaskan adalah sebagai berikut:

1.      Apa yang dimaksud dengan Password Cracking dan Cracking Tools?

2.      Sebutkan dan jelaskan jenis dan penggunaan Password Cracking Tools?

 

C. Tujuan Penulisan

 

1)      Untuk memahami konsep Password Cracking Tools.

2)      Memberitkan pelajaran tentang jenis dan cara kerja Password Hacking Tools.

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

A. Pengertian Password, Password Cracking, dan Cracking Tools

 

            Password adalah sandi atau kata rahasia berupa string karakter tertentu yang digunakan untuk authentication seseorang, dengan tujuan mendapatkan akses terhadap sesuatu yang seharusnya dirahasiakan dari orang yang tidak memiliki akses. Password telah digunakan sejak jaman kuno Yunani Polybius. Password tidak hanya hanya digunakan oleh kata atau huruf, namun juga menggunakan angka dan simbol dan mengkombinasikan ketiganya. Umumnya, password yang baik yaitu terdiri dari huruf besar dan kecil, bisa juga diselingi angka dan simbol didalamnya, sehingga password tersebut tidak mudah untuk di-crack atau dibobol celah keamanannya.

 

            Password Cracking adalah sekelompok Teknik yang digunakan untuk mendapatkan password yang dilindungi pada sebuah sistem, sehingga dapat ditembus dengan Password Cracker dengan metode Teknik footprinting yang kemudian dibuat beberapa kombinasi password dengan metode, salah satunya metode Brute-force Attack. Password Cracker itu sendiri adalah program yang dibuat untuk membongkar password yang dilindungi. Dengan Password Cracker, program tersebut mencoba untuk memecahkan password yang telah dienkripsi dengan algoritma tertentu, biasanya Teknik yang digunakan sederhana tapi memiliki tingkat efektivitas yang tinggi, dan kemungkinan sistem tidak akan aman dengan serangan jenis ini. Namun biasanya Teknik ini memerlukan waktu yang panjang, terlebih lagi jika password tersebut sulit untuk dipecahkan.

 

            Untuk memecahkan password dengan Password Cracker, dibutuhkan Cracking Tools yang merupakan program secara spesifik untuk membongkar password yang dilindungi/sensitive. Cracking Tools sendiri merupakan alat yang digunakan sebagai program untuk membobol suatu sistem yang dienkripsi/dilindungi. Jadi, Password Cracking Tool berarti Alat untuk meretas atau memecahkan keamanan pada password secara spesifik. Ada banyak Cracking Tools yang dapat digunakan diantaranya, Brute-force Attack, BlackEye(Phising), Pwdump, dan lain sebagainya. Pada Operating System Linux biasanya ada berbagai macam tools yang tesedia secara langsung pada saat penginstalan OS tersebut (secara spesifik OS tersebut disebut Kali Linux).

 

             Ada dua jenis orang yang memiliki kemampuan dalam memecahkan password. Orang yang memiliki pengetahuan secara mendalam dan spesifik dalam mencari celah keamanan namun tidak berniat merusak atau mengambil data secara diam-diam dalam sistem disebut hacker atau white hat. Sedangkan sebaliknya, orang yang menggunakan pengetahuan dalam mencari celah dan kelemahan sistem dengan memanfaatkannya untuk melakukan kejahatan seperti pembobolan password pada akun, disebut cracker atau black hat.

 

A.    Jenis dan Penggunaan Password Cracking Tools

 

            Ada beberapa jenis dari Password Cracking Tools yang dapat digunakan oleh peretas, berikut merupakan tools paling popular untuk Password Cracking beserta penjelasannya :

1.      Brute Force

            Brute Force Attack adalah sebuah metode cracking yang digunakan untuk membobol kode rahasia, atau sebuah teks yang telah dienkripsi, dengan cara mencoba semua kunci yang ada. Kemungkinan dari sebuah brute force attack tergantung dari panjangnya cipher yang ingin dipecahkan, dan juga jumlah dari komputasi yang tersedia oleh Attacker. Salah satunya adalah Cain’s Brute Force Password Cracker mencoba semua kombinasi yang memungkinkan dari karakter atau set karakter yang kostum demi membobol password yang telah terenkripsi di brute force dialog. Teknik ini dapat dibilang sederhana, dengan cara kerja mencoba semya kombinasi yang memungkinkan. Fomula yang digunakan untuk metode ini ialah sebagai berikut:

KS = L(m)+L(m+1)+L(m+2)+....+L(M)

Penjelasan :

L = Jumlah karakter yang ingin didefinisikan

m = Panjang minimum dari kunci

M = Panjang maksimal dari kunci

 

            Sebagai contoh, jika ingin meretas sebuah password dengan karakter set A-Z, dan jumlah karakter 26 karakter, maka brute force harus mencoba; KS =  26^1 + 26^2+ 26^3+....+26^7=8353082582 kunci yang berbeda. Exhaustive key search cracking mungkin memerlukan waktu yang sangat lama untuk bisa sukses, tetapi jika karakter setnya sudah benar sesuai dengan password, maka tinggal waktulah masalahnya.

 

2.      Hashcat

            Hashcat merupakan salah satu tools yang paling popular dan digunakan secara luas oleh peretas password. Hashcat tersedia pada semua jenis sistem operasi, dan support lebih dari 300 tipe yang berbeda dari hashes. Hashcat mampu meretas password dengan kemampuan meretas banyak tipe password yang berbeda dalam berbagai devices dalam waktu bersamaaan dan kemampuan pendukung untuk memecahkan password berlapis.

 

3.      Social Engineering

            Berbicara tentang Social Engineering, tipe cracking ini menggunakan trik untuk memperdaya pengguna agar mempercayai cracker sebagai perantara yang sah. Taktik yang biasa digunakan cracker adalah menelepon korban sebagai seorang technical support, bertanya tentang akses password dengan memberikan bantuan palsu. Ini bisa jadi efektif jika dilakukan pada seseorang, menggunakan seragam palsu dan identitas palsu, walaupun agak kurang efektif dimasa sekarang. Cerita penyerangan Social Engineering paling sukses adalah saat sekelompok cracker dengan hebatnya mampu meyakinkan seorang CEO dari perusahaan sumber energi dengan cara menipunya dengan sebuah Artificial Intellegent yang dapat meniru suara dari asistennya, dan meminta password milik CEO tersebut. Sang CEO-pun kehilangan uang sekitar 201.000 euro atau sekitar 3,6 Milyar rupiah (kurs sekarang).

 

4.      Mask Attack

            Salah satu cara dimana penyerang menggunakan list dari semua kombinasi frasa atau kata yang memungkinkan, mask attack jauh lebih spesifik, sering menyaring tebakan berdasarkan karakater atau nomor, biasanya dapat ditemukan pada yang telah diketahui. Sebagai contohnya, cracker sadar bahwa password tersebut dimulai dengan nomor, mereka dengan mudah menyesuaikan mask hanya kepada tipe password yang seperti itu. Panjang password, urutan karakter, termasuk special karakter, atau banyak single karaktek yang diulang adalah kriteria yang bisa digunakakn untuk mengkonfigurasi masking.


 

BAB III

PENUTUP

 

A.    Kesimpulan

 

            Begitu banyak Password Tools Cracking yang dapat digunakan demi kepentingan baik atau buruk oleh para hacker/cracker. Namun seringnya tools tersebut disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, sehingga untuk mencegahnya kita dapat mempelajari karateristik password yang seperti apa yang sulit untuk ditembus/bobol. Dengan pembahasan tersebut membuat kita lebih berhati-hati untuk tidak menyimpan password secara sembarangan dan tidak menggunakan password yang sama pada setiap akun.

 

B.     Saran

1.      Jika ingin membuat Password, buatlah kombinasi yang sulit, dengan kombinasi huruf besar dan kecil, angka, dan simbol. Contoh password: AhsLkIHbsa9_2Mn, maka semakin sulit password, semakin kecil juga tingkat peretasan pada password yang dilindungi.

2.      Jangan mengisi form login pada sembarang tempat, dimana melakukan login pada website/apps yang tidak seharusnya, menirukan website/apps aslinya, lebih teliti dalam melakukan login demi menjaga akun dan password tidak diretas.

 

DAFTAR PUSTAKA

Poston, H. (2020, September 25). 10 Most Popular Password Cracking Tools [Updated 2020]. Retrieved from INFOSEC: https://resources.infosecinstitute.com/10-popular-password-cracking-tools/

Pramudita, K. E. (2010). Brute Force Attack dan Penerapannya pada Password Cracking. Bandung: Informatika STEI ITB.

Walker, D. (2020, October 5). The top 12 password-cracking techniques used by hackers. Retrieved from ITPro: https://www.itpro.co.uk/security/34616/the-top-password-cracking-techniques-used-by-hackers











Comments